Minggu, 06 Juli 2014

Pantangan Makanan Penderita Asam Urat

Pantangan Makanan Penderita Asam Urat
Penyakit asam urat telah lama dikaitkan dengan pola diet sehat, terutama menghindari daging, seafood dan alkohol. Dengan menerapkan pantangan makanan penderita asam urat yang tepat, maka pengobatan asam urat yang digunakan dapat menjadi lebih efektif.

Rekomendasi diet yang benar adalah rencana pola makan sehat yang direkomendasikan untuk kebanyakan orang. Selain membantu Anda mempertahankan berat badan yang sehat dan menghindari beberapa penyakit kronis, diet ini dapat berkontribusi untuk pengaturan kadar asam urat Anda.

Tujuan Mematuhi Pantangan Makanan Bagi Penderita Asam Urat

Penyakit asam urat terjadi ketika tingkat tinggi asam urat dalam darah menyebabkan pengkristalan asam urat yang mengendap pada persendian. Tubuh Anda memproduksi asam urat dengan merubah zat purin. Purin terjadi secara alami dalam tubuh Anda, tetapi Anda juga mendapatkannya dari makan makanan tertentu, seperti jeroan, ikan teri, herring, asparagus dan jamur.

Dengan menjauhi pantangan makanan penderita asam urat, maka Anda dapat mengontrol produksi asam urat untuk tidak menjadi berlebihan, sehingga dapat membantu mencegah serangan penyakit asam urat. Diet sehat bukan merupakan pengobatan asam urat, tetapi dapat membantu Anda untuk mengontrol kadar asam urat dalam tubuh. Selain itu juga dapat membantu menurunkan berat badan menjadi ideal dan meningkatkan kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Pantagan Makanan Bagi Penderita Asam Urat

Secara keseluruhan pantangan makanan bagi penderita asam urat adalah menjauhi segala jenis makanan yang mengandung kadar purin tinggi, yang meliputi:
  • Daging, unggas dan ikan. Protein hewani tinggi kandungan zat purin. Anda harus menghindari atau membatasi makanan tinggi purin, seperti jeroan, ikan haring, ikan asin dan mackerel, daging merah (sapi, babi dan domba), lemak ikan dan makanan laut (tuna, udang, lobster dan kerang) yang dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit asam urat. Karena semua daging, unggas dan ikan mengandung purin, batasi asupan Anda sekitar 4 sampai 6 ons (113-170 gram) setiap hari.
  • Kurangi lemak. Lemak jenuh menurunkan kemampuan tubuh untuk membuang kadar asam urat berlebih. Memilih protein nabati, seperti kacang-kacangan dan polong-polongan atau produk susu bebas lemak akan membantu Anda mengurangi jumlah lemak jenuh. Makanan tinggi lemak juga berkontribusi terhadap obesitas, yang terkait dengan penyakit asam urat.
  • Batasi atau menghindari alkohol. Alkohol mengganggu sistem metabolisme tubuh untuk membuang kelebihan asam urat dari tubuh Anda. Minum bir, khususnya, kerap dikaitkan dengan serangan asam urat. Jika Anda mengalami serangan penyakit ini, sebaiknya harus menghindari semua jenis alkohol.
  • Batasi atau hindari makanan manis yang tinggi fruktosa. Fruktosa adalah satu-satunya karbohidrat yang dikenal dapat meningkatkan produksi asam urat. Cara terbaik adalah untuk menghindari minuman manis yang tinggi kandungan fruktosa, seperti minuman ringan atau minuman jus. Namun Jus yang 100 persen jus buah tampaknya tidak merangsang produksi asam urat, jadi tetap boleh diminum.
  • Pilih karbohidrat kompleks. Makan biji-bijian dan buah-buahan dan sayuran secara keseluruhan mengandung lebih sedikit karbohidrat dibandingkan produk olahan, seperti roti putih, kue dan permen.
  • Pantangan makanan asam urat selanjutnya adalah produk susu tinggi lemak. Sebaiknya Anda memilih produk susu rendah lemak atau susu bebas lemak. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa produk susu rendah lemak dapat membantu mengurangi risiko penyakit asam urat.
Dengan mematuhi pantangan makanan bagi penderita asam urat di atas, diharapkan pengobatan asam urat yang sedang Anda jalani dapat menjadi lebih efektif. Selain itu Anda dapat mencegah datangnya serangan penyakit asam urat. 
Untuk mengatasi penyakit asam urat juga disarankan untuk minum banyak air putih. Karena dapat membantu membuang asam urat dari tubuh Anda. Sebaiknya minum air putih antara 8 sampai 16 gelas sehari.

Melawan penyakit asam urat harus disertai dengan tingkat kedisiplinan yang tinggi. Semoga artikel mengenai pantangan makanan penderita asam urat ini dapat bermanfaat untuk Anda semua.
Referensi: MayoClinic.org

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar