Jumat, 17 Oktober 2014

Diet bagi Pasien Kanker Kelenjar Getah Bening

Diet Saat Kemoterapi untuk kanker kelenjar getah bening

Diet bagi Pasien Kanker Kelenjar Getah Bening - Menurut The Leukemia and Lymphoma Society, kanker kelenjar getah bening atau limfoma adalah nama dari kelompok kanker yang ditemukan pada sistem limfatik - termasuk Limfoma Hodgkin dan Limfoma non-Hodgkin. Pengobatan untuk kanker kelenjar getah bening yang paling sering dilakukan adalah kemoterapi - yang memiliki efek samping bagi tubuh seperti penurunan berat badan, muntah dan mual. Akibatnya, penting sekali bagi pasien untuk mengkonsumsi diet yang seimbang saat menjalani kemoterapi untuk kanker kelenjar getah bening.

Pentingnya Diet Seimbang saat Kemoterapi

Ada banyak alasan mengapa individu yang menjalani kemoterapi untuk kanker kelenjar getah bening perlu mempertahankan diet yang seimbang. Menurut American Cancer Society, makan dengan baik selama kemoterapi dapat membantu Anda untuk merasa lebih baik, mempertahankan kekuatan, meningkatkan energi, menjaga berat badan yang sehat, mengurangi risiko infeksi dan membantu Anda pulih lebih cepat dari perawatan Anda. Sebuah diet seimbang yang sehat juga dapat membantu untuk meminimalkan efek samping dari perawatan kemoterapi yang Anda jalani. Efek samping yang umum dari kemoterapi dapat termasuk kelelahan, mual, muntah, rendah jumlah sel darah putih, luka mulut dan perubahan bau dan rasa.

Buah dan Sayuran

Pasien kanker kelenjar getah bening yang menjalani kemoterapi harus mencakup banyak buah-buahan dan sayuran dalam makanan sehari-hari yakni 5-6 porsi per hari. Buah-buahan dan sayuran mengandung banyak vitamin dan mineral yang membantu tubuh untuk berfungsi dengan baik. Mereka juga mengandung antioksidan, yang merupakan senyawa melawan kanker. Buah-buahan dan sayuran efektif bila dimakan dalam bentuk apapun - termasuk jus, dimasak, kalengan atau buah-buahan mentah dan sayuran. Makanlah berbagai buah-buahan dan sayuran secara teratur selama menjalani perawatan kemoterapi.

Protein

Protein membantu tubuh Anda melawan infeksi, membangun kekuatan, mempertahankan energi serta mempromosikan penyembuhan. Daging tanpa lemak merupakan sumber protein yang baik. Daging tanpa lemak termasuk daging sapi, babi, kalkun, unggas dan ikan. Anda juga dapat menerima protein dengan mengkonsumsi telur, selai kacang, kacang-kacangan, yogurt dan susu.

Karbohidrat dan Produk Susu

Biji-bijian dan pati - termasuk makanan seperti roti, biskuit, nasi, pasta dan sereal - membantu untuk menyediakan tubuh Anda akan vitamin B dan karbohidrat saat menjalani kemoterapi. Karbohidrat dan vitamin B dapat membantu menyediakan energi bagi Anda. Produk susu juga penting jika Anda sedang menjalani pengobatan untuk kanker kelenjar getah bening. Susu, keju, yogurt dan produk susu lainnya membantu menyediakan tubuh Anda dengan kalsium, vitamin, karbohidrat dan protein. Produk susu dapat membantu melawan infeksi, memberi Anda energi, membangun kekuatan dan membantu untuk mempertahankan kesehatan tulang.

Tidak ada satu diet khusus untuk pasien dengan kanker kelenjar getah bening atau pasien yang menjalani kemoterapi. Karena efek samping yang keras dari perawatan ini, kebutuhan diet pasien kanker dapat sangat bervariasi. Bicaralah dengan dokter atau ahli gizi tentang diet yang dapat memenuhi kebutuhan khusus Anda.

Referensi: http://www.livestrong.com/article/455096-diet-while-taking-chemotherapy-for-lymphoma/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar