Jumat, 01 Agustus 2014

Penyebab Diabetes Tipe 1

Penyebab Diabetes tipe 1 adalah kurangnya insulin yang dikarenakan adanya kerusakan sel beta penghasil insulin di pankreas. Pada diabetes tipe 1 imun tubuh akan menyerang dan menghancurkan sel-sel beta. Biasanya, sistem kekebalan melindungi tubuh dari infeksi dengan mengidentifikasi dan menghancurkan bakteri, virus, dan zat-zat asing berbahaya lainnya. Tapi dalam penyakit autoimun, sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel tubuh sendiri. Pada diabetes tipe 1, kerusakan sel beta dapat berlangsung selama beberapa tahun, tetapi gejala penyakit biasanya berkembang selama periode waktu yang singkat.

Diabetes tipe 1 biasanya terjadi pada anak-anak dan dewasa muda, meskipun dapat muncul pada usia berapa pun. Di masa lalu, diabetes tipe 1 disebut juga diabetes anak-anak atau diabetes melitus ketergantungan insulin.

Diabetes autoimun laten pada orang dewasa adalah salah satu kemungkinan dari perkembangan penyakit diabetes tipe 1. Diagnosis biasanya terjadi setelah usia 30 tahun, seperti halnya dalam diabetes tipe 1, sistem kekebalan tubuh menghancurkan sel-sel beta. Pada saat diagnosis, pasien diabetes autoimun laten masih dapat menghasilkan insulin mereka sendiri, tetapi akhirnya sebagian besar pasien akan memerlukan suntikan insulin atau pompa insulin untuk mengontrol kadar glukosa darah.

Kerentanan genetik

Keturunan memainkan peranan penting sebagai salah satu penyebab diabetes tipe 1. Gen diturunkan dari orang tua kandung kepada anak. Gen membawa instruksi untuk membuat protein yang dibutuhkan untuk fungsi sel-sel tubuh.  Tes genetik dapat menunjukkan apa jenis gen HLA seseorang membawa dan dapat mengembangkan diabetes tipe 1. Saat ini para ilmuwan sedang mempelajari bagaimana hasil pengujian genetik dapat digunakan untuk pencegahan diabetes tipe 1 atau pengobatannya.

Baca juga : Diet Bagi Penderita Diabetes Melitus

Autoimun menghancurkan Sel Beta

Penyebab diabetes tipe 1 selanjutnya adalah sel-sel darah putih yang disebut sel T menyerang dan menghancurkan sel-sel beta. Prosesnya dimulai saat sebelum gejala diabetes muncul dan berlanjut setelah diagnosis. Seringkali, diabetes tipe 1 tidak terdiagnosis sampai sel beta yang paling penting telah hancur. Pada titik ini, seseorang membutuhkan perawatan insulin setiap hari untuk bertahan hidup. Saat ini penelitian bagaimana mengatasi proses autoimun ini telah menjadi fokus utama untuk mengatasi  diabetes tipe 1

Penelitian terbaru menunjukkan insulin sendiri mungkin menjadi pemicu utama serangan pada sel beta. Sistem kekebalan tubuh orang-orang yang rentan untuk mengembangkan diabetes tipe 1 merespon insulin seolah-olah sebagai zat asing, atau antigen. Untuk memerangi antigen, tubuh membuat protein yang disebut antibodi. Antibodi terhadap insulin dan protein lain dihasilkan oleh sel-sel beta yang ditemukan pada orang dengan diabetes tipe 1.

Faktor Lingkungan

Faktor lingkungan, seperti makanan, virus, dan racun, mungkin memainkan peran sebagai penyebab diabetes tipe 1. Beberapa teori menyatakan bahwa faktor lingkungan memicu kerusakan autoimun sel beta pada orang yang memiliki kerentanan genetik untuk menderita diabetes. Teori lain menunjukkan bahwa faktor lingkungan memainkan peran yang sedang berlangsung pada pasien diabetes, bahkan setelah diagnosis.

Virus tidak dapat menyebabkan diabetes sendiri, tetapi banyak pasien yang didiagnosis dengan diabetes tipe 1 menunjukkan hubungan antara keduanya. Virus yang kemungkinan terkait dengan diabetes tipe 1 meliputi coxsackievirus B, cytomegalovirus, adenovirus, rubella, dan virus gondok. Para ilmuwan menjelaskan virus ini dapat merusak atau menghancurkan sel-sel beta atau mungkin memicu respons autoimun pada orang yang rentan. Saat ini para ilmuwan mencoba untuk mengidentifikasi virus yang dapat menyebabkan diabetes tipe 1 sehingga vaksin dapat dikembangkan untuk mencegah penyakit diabetes tipe 1.

Beberapa penelitian memberi kesan bahwa faktor makanan dapat meningkatkan atau menurunkan risiko pengembangan diabetes tipe 1. Misalnya, bayi yang di beri asi dan bayi yang menerima suplemen vitamin D mungkin memiliki penurunan risiko diabetes tipe 1, sedangkan bayi yang diberikan susu dan sereal protein sapi dapat meningkatkan risiko. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengklarifikasi bagaimana nutrisi bayi mempengaruhi risiko untuk diabetes tipe 1.

Referensi : http://diabetes.niddk.nih.gov/dm/pubs/causes/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar